Jumat, 01 November 2019

LAPORAN BISNIS INTERNASIONAL
DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI TUGAS CP 2
MANAJEMEN BISNIS INTERNASIONAL
  



  
Disusun Oleh :
Muyes Sarah
01218127
Manajemen B

JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA



Modul 3 : TEORI PERDAGANGAN DAN INVESTASI INTERNASIONAL
JAWABANNYA : Cara untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi maupun hambatan-hambatan ekspansi perusahaan ke Negara tersebut
·         Menggunakan informasi peluang untuk rnenyusup ke pasar yang menguntungkan.
·         Mengakses sumber daya yang produktif.
·         Mengakses pasar.
·         Mengatasi rintangan masuk pasar.

Strategi kompetitif yang diikuti oleh perusahaan bakal tergantung pada serangkaian variabel yang terhadapnya manajemen dapat/tidak dapat mengendalikannya. Tujuan strategi pemasaran pasar adalah memperoleh tingkat hasil imbalan yang tinggi serta mempertahankan tingkat komitmen sumber daya yang rendah. Keberhasilan strategi ini sangatlah tergantung pada pilihan agen, distributor, atau licensees. Strategi pemasaran atau penyebaran pasar membutuhkan pengelolaan Sumber daya. pemasaran perusahaan dalam suatu cara tertentu sehingga penyebarannya relatif sama untuk semua pasar yang dicapai. Baik strategi penetrasi pasar maupun strategi pemasaran pasar bukanlah jalan keluar yang universal untuk berbagai masalah ekspansi yang dihadapi perusahaan. Strategi penetrasi pasar biasanya berarti penjualan kepada sekelompok kecil pasar. Strategi pemasaran pasar, di lain pihak, melibatkan penjualan kepada sejumlah besar pasar tanpa mengkonsentrasikan upaya besar pada sejumlah negara tertentu.
Modul 4 : SISTEM MONETER INTERNASIONAL DAN NERACA PEMBAYARAN

JAWABANNNYA : Karena Neraca perdagangan dibuat agar suatu negara dapat mengetahui perkembangan perdagangan internasional yang dilakukan. Keadaan neraca suatu perdagangan ada tiga kemungkinan yaitu surplus, defisit, atau seimbang (www.ilmuekonomi.net).  Neraca perdagangan dikatakan defisit bila nilai ekspor lebih kecil daripada nilai impornya dan dikatakan surplus bila ekspor barang lebih besar daripada impornya. Dan dikatakan neraca perdagangan yang seimbang jika nilai ekspor suatu negara sama dengan nilai impor yang dilakukan negara tersebut.

Modul 5 : KERJASAMA PERDAGANGAN INTERNASIONAL

JAWABANNYA :
1. Word Trade Organization (WTO) Berdiri 1 Januari 1995, Sdr. diminta untuk menguraikan prinsip-prinsip dan tujuan utama dari WTO.
            Prinsipnya untuk pembentukan dan dasar WTO adalah untuk mengupayakan keterbukaan batas wilayah, memberikan jaminan atas "Most-Favored-Nation principle" (MFN) dan perlakuan non-diskriminasi oleh dan di antara negara anggota, serta komitmen terhadap transparansi dalam semua kegiatannya. Terbukanya pasar nasional terhadap perdagangan internasional dengan pengecualian yang patut atau fleksibilitas yang memadai, dipandang akan mendorong dan membantu pembangunan yang berkesinambungan, meningkatkan kesejahteraan, mengurangi kemiskinan, dan membangun perdamaian dan stabilitas. Pada saat yang bersamaan, keterbukaan pasar harus disertai dengan kebijakan nasional dan internasional yang sesuai dan yang dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi setiap negara anggota. Tujuan WTO adalah untuk mendukung pelaksanaan, pengaturan, dan penyelenggaraan persetujuan yang telah dicapai untuk memujudkan sasaran perjanjian tersebut, sebagai forum perundingan bagi negara-negara anggota mengenai perjanjian-perjanjian yang telah dicapai beserta lampiran-lampirannya, termasuk keputusan-keputusan yang ditentukan kemudian dalam Perundingan Tingkat Menteri, mengatur pelaksanaan ketentuan mengenai penyelesaian sengketa perdagangan; mengatur mekanisme peninjauan kebijakan di bidang perdagangan, dan menciptakan kerangka penentuan kebijakan ekonomi global berkerja sama dengan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank), serta badan-badan yang berafiliasi.

2. Uni Eropa
            Ekonomi Uni Eropa (UE) adalah pasar tunggal dengan 28 negara, sehingga UE memiliki pengaruh besar dalam perdagangan dunia. Dalam hitungan total nilai semua produk barang dan jasa yang dihasilkan oleh Uni Eropa, maka Pendapatan Domestik Bruto (PDB) UE dalam tahun 2017 adalah sebesar €15.3 trilliun. Sekitar 64% nilai total perdagangan dilakukan antar negara dalam blok wilayah Uni Eropa. Dengan hanya memiliki jumlah populasi penduduk 6,9% dari total penduduk dunia, perdagangan Uni Eropa dengan dunia diluar kawasan mengambil porsi sekitar 15,6% dari jumlah global impor dan expor. Amerika Serikat memiliki porsi impor dunia lebih besar (17,6%) daripada negara-negara UE (14,8%) atau Cina (12,4%). Bersama dengan Amerika Serikat dan Cina, Uni Eropa adalah salah-satu dari tiga besar pemain global untuk perdagangan internasional. Ke-28 negara Uni Eropa memiliki porsi terbesar kedua untuk expor dan impor barang global dalam tahun 2016. Kebijaksanaan policy Uni Eropa adalah mempertahankan perkembangan yang ber-kesinambungan dengan melakukan investasi dalam bidang transportasi, riset dan enersi dengan me-minimalisasi dampak perkembangan ekonomi terhadap lingkungan sekitar.

3. North American Free Trade Agreement ( NAFTA)
            Perdagangan Bebas Amerika Utara (North American Free Trade Agreement, kepanjangan dari NAFTA), adalah sebuah organisasi yang terdiri dari negara-negara Amerika Utara. Organisasi ini didirikan pada 1994 oleh tiga negara, yaitu Amerika SerikatKanada, dan Meksiko. Piagamnya menyatakan bahwa NAFTA bertugas mengkoordinasikan kegiatan ekonomi, termasuk hubungan niaga; komunikasi; kegiatan kebudayaan; kewarganegaraan, paspor, dan visa; kegiatan sosial; dan kegiatan kesehatan. Markas NAFTA berada di Washington D.C.Ottawa, dan Mexico City.

4. ASEAN Free Trade Area (Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN)
            Perdagangan Bebas ASEAN (ASEAN Free Trade Area, AFTA)[1] adalah sebuah persetujuan oleh ASEAN mengenai sektor produksi lokal di seluruh negara ASEAN. Ketika persetujuan AFTA ditandatangani resmi, ASEAN memiliki enam anggota, yaitu, BruneiIndonesiaMalaysiaFilipinaSingapura dan ThailandVietnam bergabung pada 1995Laos dan Myanmar pada 1997 dan Kamboja pada 1999. AFTA sekarang terdiri dari sepuluh negara ASEAN. Keempat pendatang baru tersebut dibutuhkan untuk menandatangani persetujuan AFTA untuk bergabung ke dalam ASEAN, namun diberi kelonggaran waktu untuk memenuhi kewajiban penurunan tarif AFTA.

5. APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation (Kerjasama Ekonomono Asia-Pasifik)

            Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) adalah forum kerja sama antar 21 Ekonomi di lingkar Samudera Pasifik yang berdiri tahun 1989. Saat ini terdapat 21 Ekonomi yang menjadi anggota APEC, yaitu Australia, Brunei Darussalam, Canada, Chile, China, Hong Kong-China, Indonesia, Japan, South Korea, Malaysia, Mexico, New Zealand, the Philippines, Peru, PNG, Russia, Singapore, Chinese Taipei, Thailand, the United States, dan Viet Nam. Kerja sama di APEC merupakan kerja sama non-politis, ditandai dengan keanggotaan Hong Kong-China dan Chinese Taipei. Anggota APEC disebut “Ekonomi" mengingat setiap anggota saling berinteraksi sebagai entitas ekonomi, dan bukan sebagai negara. APEC memiliki tiga pengamat (observer), yaitu ASEAN Secretariat, Pacific Economic Cooperation Council (PECC), dan Pacific Islands Forum (PIF) Secretariat. Tujuan utama APEC adalah mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan di Asia Pasifik. Hal ini dilakukan dengan mendorong dan memfasilitasi perdagangan dan investasi yang lebih bebas dan terbuka di kawasan, serta meningkatkan kerja sama pengembangan kapasitas Ekonomi anggota. Untuk itu, telah ditetapkan suatu target “the Bogor Goals", sebagai hasil kesepakatan Konferensi Tingkat Tinggi APEC di Bogor pada tahun 1994 dengan komitmen sebagai berikut:
“… with the industrialized economies achieving the goal of free and open trade and investment no later than the year 2010 and developing economies no later than the year 2020."
6. ECOWAS ( economic community od west african states/Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afika Barat)
Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (Economic Community of West African States (ECOWAS), PrancisCommunauté Économique des États de l'Afrique de l'Ouest (CEDEAO)) adalah perkumpulan 15 negara Afrika Barat yang didirikan pada 28 Mei 1975, dengan penandatanganan Perjanjian Lagos. Misinya adalah untuk mendorong integrasi ekonomi di Afrika Barat. Pada tahun 1976, Tanjung Verde bergabung dengan ECOWAS, tetapi pada Desember 2000 Mauritania mengundurkan diri[1] setelah mengumumkan keinginan untuk mengundurkan diri pada tahun 1999. ECOWAS adalah salah satu pilar Komunitas Ekonomi Afrika dan menggunakan tiga bahasa resmi, yaitu PrancisInggris, dan Portugis. Presiden komisi ECOWAS saat ini adalah Kadré Désiré Ouédraogo, sementara ketuanya adalah Macky Sall.  (ECOWAS CEDEAO) adalah Kelompok kawasan lima belas negara, didirikan pada tahun 1975. Misinya adalah untuk mempromosikan Integrasi Ekonomi dalam "semua bidang kegiatan ekonomi, khususnya industri, Transportasi, Telekomunikasi, energi, pertanian, sumber daya Alam, perdagangan, moneter dan pertanyaan keuangan, masalah sosial dan budaya...."
Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat Anggota: 
            BeninBurkina FasoCape VerdePantai GadingGambiaGhanaGuinea BissauLiberiaMaliNigerNigeriaSenegalSierra LeoneTogo. Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat dan Bank ECOWAS untuk Investasi dan Pembangunan, lebih sering disebut Dana dua Lembaga utamanya dirancang untuk menerapkan kebijakan, mengejar sejumlah acara dan melaksanakan proyek pembangunan di Negara anggota. Tujuh negara yang tersisa di Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat memiliki masing mata uang mereka sendiri nasional. Kelompok ini menyumbang 75% dari produk domestik bruto kawasan dan 70% dari penduduknya. Barat Daya Afrika Renang telah dibuat oleh Keputusan A/DEC.5/12/99 selama Konferensi Tingkat Tinggi ke-22 dari Otoritas Kepala Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat Negara dan Pemerintahan dalam rangka mengatasi masalah kekurangan pasokan listrik dalam Afrika Barat.

Modul 6 : MANAJEMEN STRATEGIS INTERNASIONAL

JAWABANNYA :
1. Strategi Peniruan negara asal  Strategis Internasional Adalah proses perencanaan yang komprehensif dan terus berlangsung  yang bertujuan untuk merumuskan dan mengimplementasikan strategi yang membuat perusahaan mampu bersaing secara efektif di dunia internasional. Proses pengembangan strategi internasional sering disebut perencanaan strategis. perencanaan strategis biasanaya menjadi tanggung jawab eksekutif tingkat atas di kantor pusat perussahaan dan manajer senior di cabang operasional perusahaan demestik dan luar negeri.

2. Strategi Multidomestik adalah strategi dimana keputusan strategis dan operasi didesentralisasikan ke unit strategis di masing-masing negara untuk menyesuaikan produk kepada pasar lokal. Strategi multidomestik menfokuskan pada persaingan di masing-masing negara dengan asumsi bahwa setiap pasar berbeda dan karena itu disegmentasikan oleh batas-batas negara. Dengan kata lain, kebutuhan dan keinginan konsumen, kondisi industri, struktur politik dan hukum serta norma-norma sosial antara berbagai negara adalah berbeda.

3. Strategi Global adalah untuk membentuk dasar untuk struktur organisasi perusahaan global. Strategi ini terdiri dari eksportir domestik, multinasional, waralaba, dan transnasional. Masing-masing strategi terbagi lagi atas struktur organisasi bisnis yang spesifik. Untuk lebih mudahnya, kita menggambarkan tiga jenis struktur organisasi atau pemerintahan: terpusat (di dalam negeri), desentralisasi (untuk unit asing lokal), dan terkoordinasi (semua unit berpartisipasi sebagai sama). Jenis lain dari pola pemerintahan dapat diamati di suatu perusahaan tertentu (misalnya, otoriter yang didominasi oleh satu unit, sebuah konfederasi dengan hak yang setara, sebuah struktur federal berupa kekuatan penyeimbang di antara unit strategis, dan sebagainya).

4. Strategi Transnasional Strategi multidomestik dan global, dapat mengurangi beberapa hambatan, dengan mengambil praktik-praktik terbaiknya. Dengan strategi global kemampuan dan sumber daya terkonsentrasi pada pusat organisasi. Otorisasi terpusat, karenanya perusahaan global dapat meningkatkan efisiensi melalui eksploitasi sumber ekonomi yang terbatas dalam seluruh aktivitas rantai nilai. Sedangkan strategi multidomestik merupakan lawan yang tepat dari strategi global. Sumber daya tersebar pada beberapa negara, dan anak perusahaan dari perusahaan multinasional dapat lebih efektif merespon kebutuhan lokal. Perusahaan multinasional, yang mengikuti strategi transnasional, optimis mencapai efisien, adaptasi lokal dan proses pembelajaran. Dengan efisiensi bermakna meningkatkan persaingan global. Pentingnya merespon fleksibilitas operasi internasional. Inovasi juga menghasilkan proses pembelajaran organisasi juga memberi kontribusi pada perusahaan.





Modul 7 :  STRATEGI UNTUK MENGANALISA DAN MASUK PASAR LUAR NEGERI

JAWABANNYA
1. Melakukan penilaian terhadap pasar- pasar alternative  perusahaan harus mempertimbangkan berbagai macam faktor, yang mencakup ukuran pasar, baik di masa sekarang maupun potensi di masa datang, tingkat persaingan yang akan dihadapi, linhkungan hukum dan politik, dan faktor sosiokultural yang mungkin memengaruhi operasi dan kinerja perusahaan.

2. Mengevaluasi biaya, keuntungan dan resiko masing-masing pasar alternatif. Biaya langsung adalah biaya yang dikeluarkan pada saat perusahaan masuk ke pasar luar negeri yang baru dan meliputi biaya untuk mendirikan operasi perusahaan (misal: sewa-beli (leasing) atau membeli fasilitas tertentu, memindahkan manajer untuk menjalakannya, dan mengirimkan alat-alat dan produk barang dagangan. Perusahaan harus memasukkan biaya kesempatan. Karena perusahaan memiliki sumber daya yang terbatas, masuk ke pasar tertentu mungkin menghalangi atau menunda masuk ke pasar yang lain. manfaat-manfaat potensial yang paling nyata adalah penjualan dan laba yang diharapkan dari pasar tersebut. Manfaat lainnya termasuk biaya akuisisi (perolehan) dan biaya manufaktur yang lebih rendah (jika bahan baku dan tenaga kerjanya murah), penutupan pasar ke pesaing (yang membatasi kemampuan pesaing untuk menghasilkan laba), keunggulan kompetitif (yang memungkinkan perusahaan untuk memimpin atau sejajar dengan pesaingnya), akses ke teknologi baru serta peluang untuk menerima sinergi dengan operasi lainnya. perusahaan yang masuk ke pasar baru menghadapi risiko fluktuasi nilai tukar, kompleksitas operasi yang meningkat, dan kerugian finansial langsung yang disebabkan karena penilaian yang tidak akurat tentang potensi pasar. Dalam kasus yang ekstrim, perusahaan juga menghadapi risiko kerugian karena pengambilalihan properti oleh pemerintah akibat perang atau terorisme.
3. Memilih pasar yang paling potensial untuk melakukan ekspansi. Ekspansi bisnis adalah langkah yang umumnya dilakukan oleh perusahaan untuk menghasilkan lebih banyak keuntungan, dan ini adalah impian semua pebisnis. Namun, untuk bisa menghasilkan keuntungan yang lebih besar, Anda juga membutuhkan sumber daya yang tidak sedikit, baik itu uang, waktu, maupun manusia. Ekspansi bisnis adalah suatu lompatan besar dalam bisnis, jadi Anda perlu memperhitungkan segala sesuatu dengan matang agar kesempatan dan risiko yang mungkin muncul dapat lebih terukur.
Modul 8 : PERANCANGAN DAN PENGENDALIAN ORGANISASI INTERNASIONAL

JAWABANNYA :

1.      Perancangan produk global mengatur agar produk atau kelompok produk tertentu dikerjakan menurut divisi-divisi operasi di perusahaan itu. Perancangan ini berhasil dengan baik jika perusahaan memiliki berbagai lini produk atau lini produknya dijual di berbagai pasar yang berbeda sehingga koordinasi antar lini tidak terlalu penting. Perancangan area global mengatur aktivitas perusahaan menurut area tertentu di dunia yang bermanfaat untuk perusahaan yang strateginya berupa dorongan pemasaran. Fokus geografis dari perancangan ini membuat perusahaan mampu mengembangkan keahlian tentang pasar lokal, manajer- manajer area dapat dengan bebas menyesuaikan produk-produk perusahaan untuk memenuhi selera lokal dan dapat dengan cepat menanggapi perubahan di pasar lokal. Perancangan Fungsional Global (global fungsional design) Mengharuskan perusahaan mendirikan departemen atau divisi yang memiliki tanggung jawab global untuk fungsi-fungsi organisasi yang lazim-keuangan, operasi, pemasaran, R&D, dan manajemen sumber daya manusia. Perancangan ini dipakai oleh perusahaan multinational yang memiliki lini produk sama dan relative sempit. Perancangan Pelanggan Global (global customer design) Digunakan ketika perusahaan melayani pelanggan atau kelompok pelanggan yang berbeda-beda, masing-masing dengan kebutuhan khusus yang memerlukan keahlian atau perhatian khusus.Perancangan ini bermanfaat ketika berbagai kelompok pelanggan yang dibidik perusahaan sangat berbeda sehingga membutuhkan pendekatan pemasaran yang benar-benar berbeda. Perancangan Matriks Global Perancangan Matriks Global adalah perancangan organisasi internasional yang paling kompleks. Perancangan ini merupakan hasil dari menempatkan bentuk perancangan organisasi ke bentuk perancangan yang sudah ada sebelumnya namun berbeda. Perancangan global campuran (hybrid global design) Setiap bentuk global perancangan organisasi internasi di bagian ini mencerminkan tipe yang ideal atau murni.Akan tetapi, kebanyakan perusahaan menciptakan menciptakan perancangan campuran yang paling cocok dengan tujuan perusahaan. Seperti ditunjukkan sebagian oleh ukuran, strategi, teknologi, lingkungan, dan budaya perusahaan. Kebanyakan perusahaan multinasional mencampur elemen-elemen semua perancangan. Pada kenyataannya, seandainya mungkin untuk membandingkan perancangan-perancangan yang dipakai oleh 500 perusahaan multinational terbesar di dunia, tidak aka nada yang sama persis. 

2.      fungsi pengendalian

1.      adaptasi lingkungan
2.      meminimalkan kegagalan
3.      meminimumkan biaya
4.      mengantisipasi kompleksitas dari organisasi










DAFTAR PUSTAKA :

https://kemlu.go.id/portal/id/read/133/halaman_list_lainnya/world-trade-organization-wto
https://tatangsma.com/2015/08/apa-pengertian-wto-dan-sebutkan-tujuannya.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi_Uni_Eropa
https://id.wikipedia.org/wiki/Perjanjian_Perdagangan_Bebas_Amerika_Utara
https://id.wikipedia.org/wiki/Kawasan_Perdagangan_Bebas_Perbara
https://kemlu.go.id/portal/i/read/164/halaman_list_lainnya/asia-pacific-economic-cooperation-apec
https://id.wikipedia.org/wiki/Masyarakat_Ekonomi_Negara-Negara_Afrika_Barat
http://id.reingex.com/ECOWAS-Economic-Community-of-West-African-States.shtml
http://deliot7.blogspot.com/2016/04/manajemen-strategis-internasional.html
https://www.kompasiana.com/kinarasmara/596dc335e3a9a83ab46d4582/memahami-strategi-multidomestik-untuk-koporasi-internasional
https://www.kompasiana.com/riqirahman/596f1442ed967e0f63175e82/strategi-global-dan-strategi-bisnis-dalam-pengorganisasian-informasi
https://www.kompasiana.com/karimahjannah/596dc3c627dbb247e7023212/strategi-transnasional-dalam-korporasi-internasional
http://indahsusiriyani.blogspot.com/2012/05/strategi-untuk-menganalisa-dan-masuk-ke.html
http://mamikandriyani.blogspot.com/2017/06/strategi-untuk-menganalisis-dan.html
https://blog.xendit.co/id/4-strategi-yang-efektif-digunakan-dalam-rangka-ekspansi-bisnis-anda/
http://memebali.blogspot.com/2013/05/perancangan-dan-pengendalian-organisasi.html
https://www.academia.edu/10071089/MANAJEMEN_STRATEGI_PROSES_PENGENDALIAN_STRATEGI_PENGENDALIAN_OPERASIONAL_DAN_PENGENDALIAN_KUALITAS_DALAM_MANAJEMEN_STRATEGI_PROSES_PENGENDALIAN_STRATEGI_PENGENDALIAN_OPERASIONAL_DAN_PENGENDALIAN_KUALITAS_DALAM_MANAJEMEN_STRATEGI_by_Delfi_Yudha_Frasetia




Tidak ada komentar:

Posting Komentar