LAPORAN BISNIS INTERNASIONAL
DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI TUGAS CP 2
MANAJEMEN BISNIS INTERNASIONAL
Disusun Oleh :
Muyes Sarah
01218127
Manajemen B
JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA
Modul
3 : TEORI PERDAGANGAN DAN INVESTASI INTERNASIONAL
JAWABANNYA
: Cara untuk mengidentifikasi faktor-faktor
yang mempengaruhi maupun hambatan-hambatan ekspansi perusahaan ke Negara
tersebut
·
Menggunakan
informasi peluang untuk rnenyusup ke pasar yang menguntungkan.
·
Mengakses
sumber daya yang produktif.
·
Mengakses
pasar.
·
Mengatasi
rintangan masuk pasar.
Strategi kompetitif yang diikuti oleh
perusahaan bakal tergantung pada serangkaian variabel yang terhadapnya
manajemen dapat/tidak dapat mengendalikannya. Tujuan strategi pemasaran
pasar adalah memperoleh tingkat hasil imbalan yang tinggi serta mempertahankan
tingkat komitmen sumber daya yang rendah. Keberhasilan strategi ini
sangatlah tergantung pada pilihan agen, distributor, atau licensees. Strategi
pemasaran atau penyebaran pasar membutuhkan pengelolaan Sumber daya. pemasaran
perusahaan dalam suatu cara tertentu sehingga penyebarannya relatif sama untuk
semua pasar yang dicapai. Baik strategi penetrasi pasar maupun strategi pemasaran
pasar bukanlah jalan keluar yang universal untuk berbagai masalah ekspansi yang
dihadapi perusahaan. Strategi penetrasi pasar biasanya berarti penjualan kepada
sekelompok kecil pasar. Strategi pemasaran pasar, di lain pihak, melibatkan
penjualan kepada sejumlah besar pasar tanpa mengkonsentrasikan upaya besar pada
sejumlah negara tertentu.
Modul 4 : SISTEM
MONETER INTERNASIONAL DAN NERACA PEMBAYARAN
JAWABANNNYA :
Karena Neraca perdagangan
dibuat agar suatu negara dapat mengetahui perkembangan perdagangan
internasional yang dilakukan. Keadaan neraca suatu perdagangan ada tiga
kemungkinan yaitu surplus, defisit, atau seimbang (www.ilmuekonomi.net). Neraca perdagangan dikatakan defisit bila nilai
ekspor lebih kecil daripada nilai impornya dan dikatakan surplus bila ekspor
barang lebih besar daripada impornya. Dan dikatakan neraca perdagangan yang
seimbang jika nilai ekspor suatu negara sama dengan nilai impor yang dilakukan
negara tersebut.
Modul 5 :
KERJASAMA PERDAGANGAN INTERNASIONAL
JAWABANNYA :
1. Word Trade
Organization (WTO) Berdiri 1 Januari 1995, Sdr. diminta untuk menguraikan
prinsip-prinsip dan tujuan utama dari WTO.
Prinsipnya untuk
pembentukan dan dasar WTO adalah
untuk mengupayakan keterbukaan batas wilayah, memberikan jaminan atas
"Most-Favored-Nation principle" (MFN) dan perlakuan non-diskriminasi
oleh dan di antara negara anggota, serta komitmen terhadap transparansi dalam
semua kegiatannya. Terbukanya pasar nasional terhadap perdagangan internasional
dengan pengecualian yang patut atau fleksibilitas yang memadai, dipandang akan
mendorong dan membantu pembangunan yang berkesinambungan, meningkatkan
kesejahteraan, mengurangi kemiskinan, dan membangun perdamaian dan stabilitas.
Pada saat yang bersamaan, keterbukaan pasar harus disertai dengan kebijakan
nasional dan internasional yang sesuai dan yang dapat memberikan kontribusi
terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi sesuai dengan kebutuhan dan
aspirasi setiap negara anggota. Tujuan
WTO
adalah untuk mendukung pelaksanaan, pengaturan, dan penyelenggaraan persetujuan
yang telah dicapai untuk memujudkan sasaran perjanjian tersebut, sebagai forum
perundingan bagi negara-negara anggota mengenai perjanjian-perjanjian yang
telah dicapai beserta lampiran-lampirannya, termasuk keputusan-keputusan yang
ditentukan kemudian dalam Perundingan Tingkat Menteri, mengatur pelaksanaan
ketentuan mengenai penyelesaian sengketa perdagangan; mengatur mekanisme
peninjauan kebijakan di bidang perdagangan, dan menciptakan kerangka penentuan
kebijakan ekonomi global berkerja sama dengan Dana Moneter Internasional (IMF)
dan Bank Dunia (World Bank), serta badan-badan yang berafiliasi.
2. Uni Eropa
Ekonomi Uni Eropa (UE) adalah pasar tunggal dengan 28 negara,
sehingga UE memiliki pengaruh besar dalam perdagangan dunia. Dalam hitungan
total nilai semua produk barang dan jasa yang dihasilkan oleh Uni Eropa, maka Pendapatan Domestik Bruto
(PDB) UE dalam tahun 2017 adalah sebesar €15.3 trilliun. Sekitar 64% nilai
total perdagangan dilakukan antar negara dalam blok wilayah Uni Eropa. Dengan
hanya memiliki jumlah populasi penduduk 6,9% dari total penduduk dunia,
perdagangan Uni Eropa dengan dunia diluar kawasan mengambil porsi sekitar 15,6%
dari jumlah global impor dan expor. Amerika Serikat memiliki porsi impor dunia
lebih besar (17,6%) daripada negara-negara UE (14,8%) atau Cina (12,4%). Bersama
dengan Amerika Serikat dan Cina, Uni Eropa adalah salah-satu dari tiga besar
pemain global untuk perdagangan internasional. Ke-28 negara Uni Eropa memiliki
porsi terbesar kedua untuk expor dan impor barang global dalam tahun 2016. Kebijaksanaan
policy Uni Eropa adalah mempertahankan perkembangan yang ber-kesinambungan
dengan melakukan investasi dalam bidang transportasi, riset dan enersi dengan
me-minimalisasi dampak perkembangan ekonomi terhadap lingkungan sekitar.
3.
North American Free Trade Agreement ( NAFTA)
Perdagangan
Bebas Amerika Utara (North
American Free Trade Agreement, kepanjangan dari NAFTA), adalah sebuah organisasi yang terdiri dari negara-negara Amerika Utara. Organisasi ini didirikan pada 1994 oleh tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Piagamnya menyatakan bahwa NAFTA bertugas mengkoordinasikan
kegiatan ekonomi, termasuk hubungan niaga; komunikasi; kegiatan kebudayaan;
kewarganegaraan, paspor, dan visa; kegiatan sosial; dan kegiatan kesehatan.
Markas NAFTA berada di Washington D.C., Ottawa, dan Mexico City.
4. ASEAN Free Trade Area (Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN)
Perdagangan Bebas ASEAN (ASEAN Free Trade Area, AFTA)[1] adalah sebuah persetujuan
oleh ASEAN mengenai sektor produksi lokal di
seluruh negara ASEAN. Ketika persetujuan AFTA ditandatangani resmi, ASEAN
memiliki enam anggota, yaitu, Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand. Vietnam bergabung pada 1995, Laos dan Myanmar pada 1997 dan Kamboja pada 1999.
AFTA sekarang terdiri dari sepuluh negara ASEAN. Keempat pendatang baru
tersebut dibutuhkan untuk menandatangani persetujuan AFTA untuk bergabung ke
dalam ASEAN, namun diberi kelonggaran waktu untuk memenuhi kewajiban penurunan
tarif AFTA.
5. APEC
(Asia-Pacific Economic Cooperation (Kerjasama Ekonomono Asia-Pasifik)
Asia-Pacific
Economic Cooperation (APEC) adalah forum kerja sama antar 21 Ekonomi di lingkar
Samudera Pasifik yang berdiri tahun 1989. Saat ini terdapat 21 Ekonomi yang
menjadi anggota APEC, yaitu Australia, Brunei Darussalam, Canada, Chile, China,
Hong Kong-China, Indonesia, Japan, South Korea, Malaysia, Mexico, New Zealand,
the Philippines, Peru, PNG, Russia, Singapore, Chinese Taipei, Thailand, the
United States, dan Viet Nam. Kerja sama di APEC merupakan kerja sama
non-politis, ditandai dengan keanggotaan Hong Kong-China dan Chinese Taipei.
Anggota APEC disebut “Ekonomi" mengingat setiap anggota saling
berinteraksi sebagai entitas ekonomi, dan bukan sebagai negara. APEC memiliki
tiga pengamat (observer), yaitu ASEAN Secretariat, Pacific Economic Cooperation
Council (PECC), dan Pacific Islands Forum (PIF) Secretariat. Tujuan utama APEC
adalah mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan di Asia
Pasifik. Hal ini dilakukan dengan mendorong dan memfasilitasi perdagangan dan
investasi yang lebih bebas dan terbuka di kawasan, serta meningkatkan kerja
sama pengembangan kapasitas Ekonomi anggota. Untuk itu, telah ditetapkan suatu
target “the Bogor Goals", sebagai
hasil kesepakatan Konferensi Tingkat Tinggi APEC di Bogor pada tahun 1994
dengan komitmen sebagai berikut:
“… with the industrialized economies achieving the
goal of free and open trade and investment no later than the year 2010 and
developing economies no later than the year 2020."
6. ECOWAS (
economic community od west african states/Masyarakat Ekonomi Negara-Negara
Afika Barat)
Masyarakat
Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (Economic
Community of West African States (ECOWAS), Prancis: Communauté Économique des États de l'Afrique de l'Ouest (CEDEAO)) adalah perkumpulan 15 negara Afrika Barat yang didirikan pada 28 Mei
1975, dengan penandatanganan Perjanjian
Lagos. Misinya adalah untuk
mendorong integrasi ekonomi di Afrika
Barat. Pada tahun 1976, Tanjung Verde bergabung dengan ECOWAS,
tetapi pada Desember 2000 Mauritania mengundurkan diri[1] setelah mengumumkan keinginan
untuk mengundurkan diri pada tahun 1999. ECOWAS adalah salah satu
pilar Komunitas Ekonomi Afrika dan menggunakan tiga bahasa resmi, yaitu Prancis, Inggris, dan Portugis. Presiden komisi ECOWAS saat ini
adalah Kadré Désiré Ouédraogo,
sementara ketuanya adalah Macky Sall. (ECOWAS CEDEAO) adalah Kelompok kawasan lima
belas negara, didirikan pada tahun 1975. Misinya adalah untuk mempromosikan
Integrasi Ekonomi dalam "semua bidang kegiatan ekonomi, khususnya
industri, Transportasi,
Telekomunikasi, energi, pertanian, sumber daya Alam, perdagangan, moneter dan
pertanyaan keuangan, masalah sosial dan budaya...."
Masyarakat
Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat Anggota:
Benin, Burkina Faso, Cape Verde, Pantai Gading, Gambia, Ghana, Guinea Bissau, Liberia, Mali, Niger, Nigeria, Senegal, Sierra Leone, Togo. Masyarakat
Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat dan Bank ECOWAS untuk Investasi dan
Pembangunan, lebih sering disebut Dana dua Lembaga utamanya dirancang untuk
menerapkan kebijakan, mengejar sejumlah acara dan melaksanakan proyek
pembangunan di Negara anggota. Tujuh negara yang tersisa di Masyarakat
Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat memiliki masing mata uang mereka sendiri
nasional. Kelompok ini menyumbang 75% dari produk domestik bruto kawasan dan
70% dari penduduknya. Barat Daya Afrika Renang telah dibuat oleh Keputusan
A/DEC.5/12/99 selama Konferensi Tingkat Tinggi ke-22 dari Otoritas Kepala
Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat Negara dan Pemerintahan dalam
rangka mengatasi masalah kekurangan pasokan listrik dalam Afrika Barat.
Modul 6 :
MANAJEMEN STRATEGIS INTERNASIONAL
JAWABANNYA :
1. Strategi Peniruan negara asal Strategis Internasional Adalah
proses perencanaan yang komprehensif dan terus berlangsung yang bertujuan
untuk merumuskan dan mengimplementasikan strategi yang membuat perusahaan mampu
bersaing secara efektif di dunia internasional. Proses pengembangan strategi
internasional sering disebut perencanaan strategis. perencanaan
strategis biasanaya menjadi tanggung jawab eksekutif tingkat atas di kantor
pusat perussahaan dan manajer senior di cabang operasional perusahaan demestik
dan luar negeri.
2. Strategi Multidomestik adalah strategi dimana
keputusan strategis dan operasi didesentralisasikan ke unit strategis di
masing-masing negara untuk menyesuaikan produk kepada pasar lokal. Strategi
multidomestik menfokuskan pada persaingan di masing-masing negara dengan asumsi
bahwa setiap pasar berbeda dan karena itu disegmentasikan oleh batas-batas
negara. Dengan kata lain, kebutuhan dan keinginan konsumen, kondisi industri,
struktur politik dan hukum serta norma-norma sosial antara berbagai negara
adalah berbeda.
3. Strategi Global adalah untuk membentuk dasar
untuk struktur organisasi perusahaan global. Strategi ini terdiri dari
eksportir domestik, multinasional, waralaba, dan transnasional. Masing-masing
strategi terbagi lagi atas struktur organisasi bisnis yang spesifik. Untuk
lebih mudahnya, kita menggambarkan tiga jenis struktur organisasi atau
pemerintahan: terpusat (di dalam negeri), desentralisasi (untuk unit asing
lokal), dan terkoordinasi (semua unit berpartisipasi sebagai sama). Jenis lain
dari pola pemerintahan dapat diamati di suatu perusahaan tertentu (misalnya,
otoriter yang didominasi oleh satu unit, sebuah konfederasi dengan hak yang
setara, sebuah struktur federal berupa kekuatan penyeimbang di antara unit
strategis, dan sebagainya).
4. Strategi Transnasional Strategi
multidomestik dan global, dapat mengurangi beberapa hambatan, dengan mengambil
praktik-praktik terbaiknya. Dengan strategi global kemampuan dan sumber daya
terkonsentrasi pada pusat organisasi. Otorisasi terpusat, karenanya perusahaan
global dapat meningkatkan efisiensi melalui eksploitasi sumber ekonomi yang terbatas
dalam seluruh aktivitas rantai nilai. Sedangkan strategi multidomestik
merupakan lawan yang tepat dari strategi global. Sumber daya tersebar pada
beberapa negara, dan anak perusahaan dari perusahaan multinasional dapat lebih
efektif merespon kebutuhan lokal. Perusahaan multinasional, yang mengikuti
strategi transnasional, optimis mencapai efisien, adaptasi lokal dan proses
pembelajaran. Dengan efisiensi bermakna meningkatkan persaingan global.
Pentingnya merespon fleksibilitas operasi internasional. Inovasi juga
menghasilkan proses pembelajaran organisasi juga memberi kontribusi pada
perusahaan.
Modul 7 : STRATEGI UNTUK MENGANALISA DAN MASUK PASAR
LUAR NEGERI
JAWABANNYA
1.
Melakukan penilaian terhadap pasar- pasar alternative perusahaan harus mempertimbangkan berbagai macam
faktor, yang mencakup ukuran pasar, baik di masa sekarang maupun potensi di
masa datang, tingkat persaingan yang akan dihadapi, linhkungan hukum dan
politik, dan faktor sosiokultural yang mungkin memengaruhi operasi dan kinerja
perusahaan.
2.
Mengevaluasi biaya, keuntungan dan resiko masing-masing pasar alternatif. Biaya langsung adalah biaya yang dikeluarkan pada saat
perusahaan masuk ke pasar luar negeri yang baru dan meliputi biaya untuk
mendirikan operasi perusahaan (misal: sewa-beli (leasing) atau membeli
fasilitas tertentu, memindahkan manajer untuk menjalakannya, dan mengirimkan
alat-alat dan produk barang dagangan. Perusahaan harus memasukkan biaya
kesempatan. Karena perusahaan memiliki sumber daya yang terbatas, masuk ke
pasar tertentu mungkin menghalangi atau menunda masuk ke pasar yang lain.
manfaat-manfaat potensial yang paling nyata adalah penjualan dan laba yang
diharapkan dari pasar tersebut. Manfaat lainnya termasuk biaya akuisisi
(perolehan) dan biaya manufaktur yang lebih rendah (jika bahan baku dan tenaga
kerjanya murah), penutupan pasar ke pesaing (yang membatasi kemampuan pesaing
untuk menghasilkan laba), keunggulan kompetitif (yang memungkinkan perusahaan
untuk memimpin atau sejajar dengan pesaingnya), akses ke teknologi baru serta
peluang untuk menerima sinergi dengan operasi lainnya. perusahaan yang
masuk ke pasar baru menghadapi risiko fluktuasi nilai tukar, kompleksitas
operasi yang meningkat, dan kerugian finansial langsung yang disebabkan karena
penilaian yang tidak akurat tentang potensi pasar. Dalam kasus yang ekstrim,
perusahaan juga menghadapi risiko kerugian karena pengambilalihan properti oleh
pemerintah akibat perang atau terorisme.
3. Memilih pasar yang paling
potensial untuk melakukan ekspansi. Ekspansi bisnis
adalah langkah yang umumnya dilakukan oleh perusahaan untuk menghasilkan lebih
banyak keuntungan, dan ini adalah impian semua pebisnis. Namun, untuk bisa
menghasilkan keuntungan yang lebih besar, Anda juga membutuhkan sumber daya
yang tidak sedikit, baik itu uang, waktu, maupun manusia. Ekspansi bisnis
adalah suatu lompatan besar dalam bisnis, jadi Anda perlu memperhitungkan
segala sesuatu dengan matang agar kesempatan dan risiko yang mungkin muncul
dapat lebih terukur.
Modul 8 :
PERANCANGAN DAN PENGENDALIAN ORGANISASI INTERNASIONAL
JAWABANNYA :
1. Perancangan produk global mengatur
agar produk atau kelompok produk tertentu dikerjakan menurut divisi-divisi
operasi di perusahaan itu. Perancangan ini berhasil dengan baik jika perusahaan
memiliki berbagai lini produk atau lini produknya dijual di berbagai pasar yang
berbeda sehingga koordinasi antar lini tidak terlalu penting. Perancangan area global mengatur
aktivitas perusahaan menurut area tertentu di dunia yang bermanfaat untuk
perusahaan yang strateginya berupa dorongan pemasaran. Fokus geografis dari
perancangan ini membuat perusahaan mampu mengembangkan keahlian tentang pasar
lokal, manajer- manajer area dapat dengan bebas menyesuaikan produk-produk
perusahaan untuk memenuhi selera lokal dan dapat dengan cepat menanggapi
perubahan di pasar lokal. Perancangan
Fungsional Global (global fungsional design) Mengharuskan perusahaan
mendirikan departemen atau divisi yang memiliki tanggung jawab global untuk
fungsi-fungsi organisasi yang lazim-keuangan, operasi, pemasaran, R&D, dan
manajemen sumber daya manusia. Perancangan ini dipakai oleh perusahaan
multinational yang memiliki lini produk sama dan relative sempit. Perancangan Pelanggan Global (global
customer design) Digunakan ketika perusahaan melayani pelanggan atau
kelompok pelanggan yang berbeda-beda, masing-masing dengan kebutuhan khusus
yang memerlukan keahlian atau perhatian khusus.Perancangan ini bermanfaat
ketika berbagai kelompok pelanggan yang dibidik perusahaan sangat berbeda
sehingga membutuhkan pendekatan pemasaran yang benar-benar berbeda. Perancangan
Matriks Global Perancangan Matriks
Global adalah perancangan organisasi internasional yang paling kompleks.
Perancangan ini merupakan hasil dari menempatkan bentuk perancangan organisasi
ke bentuk perancangan yang sudah ada sebelumnya namun berbeda. Perancangan global campuran (hybrid global
design) Setiap bentuk global perancangan organisasi internasi di bagian ini
mencerminkan tipe yang ideal atau murni.Akan tetapi, kebanyakan perusahaan
menciptakan menciptakan perancangan campuran yang paling cocok dengan tujuan
perusahaan. Seperti ditunjukkan sebagian oleh ukuran, strategi, teknologi,
lingkungan, dan budaya perusahaan. Kebanyakan perusahaan multinasional
mencampur elemen-elemen semua perancangan. Pada kenyataannya, seandainya
mungkin untuk membandingkan perancangan-perancangan yang dipakai oleh 500
perusahaan multinational terbesar di dunia, tidak aka nada yang sama
persis.
2. fungsi pengendalian
1. adaptasi
lingkungan
2. meminimalkan
kegagalan
3. meminimumkan
biaya
4. mengantisipasi
kompleksitas dari organisasi
DAFTAR PUSTAKA :
https://kemlu.go.id/portal/id/read/133/halaman_list_lainnya/world-trade-organization-wto
https://tatangsma.com/2015/08/apa-pengertian-wto-dan-sebutkan-tujuannya.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi_Uni_Eropa
https://id.wikipedia.org/wiki/Perjanjian_Perdagangan_Bebas_Amerika_Utara
https://id.wikipedia.org/wiki/Kawasan_Perdagangan_Bebas_Perbara
https://kemlu.go.id/portal/i/read/164/halaman_list_lainnya/asia-pacific-economic-cooperation-apec
https://id.wikipedia.org/wiki/Masyarakat_Ekonomi_Negara-Negara_Afrika_Barat
http://id.reingex.com/ECOWAS-Economic-Community-of-West-African-States.shtml
http://deliot7.blogspot.com/2016/04/manajemen-strategis-internasional.html
https://www.kompasiana.com/kinarasmara/596dc335e3a9a83ab46d4582/memahami-strategi-multidomestik-untuk-koporasi-internasional
https://www.kompasiana.com/riqirahman/596f1442ed967e0f63175e82/strategi-global-dan-strategi-bisnis-dalam-pengorganisasian-informasi
https://www.kompasiana.com/karimahjannah/596dc3c627dbb247e7023212/strategi-transnasional-dalam-korporasi-internasional
http://indahsusiriyani.blogspot.com/2012/05/strategi-untuk-menganalisa-dan-masuk-ke.html
http://mamikandriyani.blogspot.com/2017/06/strategi-untuk-menganalisis-dan.html
https://blog.xendit.co/id/4-strategi-yang-efektif-digunakan-dalam-rangka-ekspansi-bisnis-anda/
http://memebali.blogspot.com/2013/05/perancangan-dan-pengendalian-organisasi.html
https://www.academia.edu/10071089/MANAJEMEN_STRATEGI_PROSES_PENGENDALIAN_STRATEGI_PENGENDALIAN_OPERASIONAL_DAN_PENGENDALIAN_KUALITAS_DALAM_MANAJEMEN_STRATEGI_PROSES_PENGENDALIAN_STRATEGI_PENGENDALIAN_OPERASIONAL_DAN_PENGENDALIAN_KUALITAS_DALAM_MANAJEMEN_STRATEGI_by_Delfi_Yudha_Frasetia
https://tatangsma.com/2015/08/apa-pengertian-wto-dan-sebutkan-tujuannya.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi_Uni_Eropa
https://id.wikipedia.org/wiki/Perjanjian_Perdagangan_Bebas_Amerika_Utara
https://id.wikipedia.org/wiki/Kawasan_Perdagangan_Bebas_Perbara
https://kemlu.go.id/portal/i/read/164/halaman_list_lainnya/asia-pacific-economic-cooperation-apec
https://id.wikipedia.org/wiki/Masyarakat_Ekonomi_Negara-Negara_Afrika_Barat
http://id.reingex.com/ECOWAS-Economic-Community-of-West-African-States.shtml
http://deliot7.blogspot.com/2016/04/manajemen-strategis-internasional.html
https://www.kompasiana.com/kinarasmara/596dc335e3a9a83ab46d4582/memahami-strategi-multidomestik-untuk-koporasi-internasional
https://www.kompasiana.com/riqirahman/596f1442ed967e0f63175e82/strategi-global-dan-strategi-bisnis-dalam-pengorganisasian-informasi
https://www.kompasiana.com/karimahjannah/596dc3c627dbb247e7023212/strategi-transnasional-dalam-korporasi-internasional
http://indahsusiriyani.blogspot.com/2012/05/strategi-untuk-menganalisa-dan-masuk-ke.html
http://mamikandriyani.blogspot.com/2017/06/strategi-untuk-menganalisis-dan.html
https://blog.xendit.co/id/4-strategi-yang-efektif-digunakan-dalam-rangka-ekspansi-bisnis-anda/
http://memebali.blogspot.com/2013/05/perancangan-dan-pengendalian-organisasi.html
https://www.academia.edu/10071089/MANAJEMEN_STRATEGI_PROSES_PENGENDALIAN_STRATEGI_PENGENDALIAN_OPERASIONAL_DAN_PENGENDALIAN_KUALITAS_DALAM_MANAJEMEN_STRATEGI_PROSES_PENGENDALIAN_STRATEGI_PENGENDALIAN_OPERASIONAL_DAN_PENGENDALIAN_KUALITAS_DALAM_MANAJEMEN_STRATEGI_by_Delfi_Yudha_Frasetia
